https://www.idblanter.com/search/label/Template
https://www.idblanter.com
BLANTERORBITv101

Prinsip dan Tips Merawat Stroke

18 Juli 2022

 

PRINSIP MERAWAT PASIEN STROKE DI RUMAH 

1. Menjaga kesehatan punggung pengasuh atau keluarga.
2. Mencegah terjadinya luka di kulit pasien akibat tekanan.
3. Mencegah kekurangan cairan atau dehidrasi.
4. Mencegah terjadinya kekakuan otot dan sendi.
5. Mencegah terjadinya nyeri bahu ( shoulder pain)
6. Memulai latihan dengan mengaktifkan batang tubuh atau torso

 

BEBERAPA TIPS MENCEGAH STROKE BERULANG

A. Tips untuk latihan kebugaran jasmani :
1.     Gunakan tangga dari pada lift
2.    Jalan cepat ke halte bus/stasiun kereta
3.    Parkirkanlah mobil anda jauh dari tempat yang dituju
4.    Berdirilah dengan merenggangkan lengan dan kaki ketika berbicara di telepon.
5.    Letakkan pesawat telepon agak jauh  dan berjalanlah kearah telepon untuk meraihnya.
6.    Kencangkan otot-otot dengan lengan ketika berdiri
7.    Lebih baik jalan kaki ke toko dekat rumah dari pada bermobil
8.    Latihan olah raga secara teratur paling sedikit tiga kali seminggu

 

B. Tips untuk berolah raga secara aman

Konsul ke dokter sebelum melakukan olah raga untuk pertama kali. Kenakan baju yang menyerap keringat dan sepatu yang nyaman. Frekuensi latihan sebaiknya 3 sampai 5 kali seminggu dan lama latihan minimal 20 menit atau sampai berkeringat setiap kali latihan. Latihan olah raga sebaiknya terencana dengan baik, bila memungkinkan ukur tekanan darah sebelum latihan dan ukur kadar gula darah bagi pasien yang menderita Diabetes Mellitus atau kencing manis.
 Lakukan pemanasan sebelum memulai latihan dan segera berhenti bila terasa sesak nafas atau rasa tidak enak di dada. Lakukan jenis olah raga yang anda senangi dan hindari yang bersifat kompetisi. Bagi pasien dalam kondisi sehat sebaiknya melakukan olah raga dengan perut kosong atau minimal 2 jam sesudah makan.


 C.  Pola makan sehat dan seimbang.

Makan menu seimbang sesuai kalori yang dibutuhkan
Kurangi asupan lemak, gula, dan garam
Perbanyak makan sayur dan buah yang mengandung tinggi serat untuk membantu mengontrol kadar gula dalam darah, menurunkan kolesterol darah, serta dapat mengurangi risiko terserang penyakit kardiovaskular.
Masak bahan makanan dengan cara merebus, mengukus, panggang, atau bakar, hindari cara masak dengan menggoreng.
Ikuti cara makan sehat sebagai berikut, gunakan piring kecil dan makan sesuai kebutuhan, makan secara perlahan, dan makan camilan sehat seperti buah.

 

D. Tips diet konsumsi rendah lemak
1. Perbanyak makan ikan dan tempe.
2. Hindari asupan lemak, minyak goreng dan santan.
3. Perbanyak makan sayur dan buah.
4. Timbang berat badan secara teratur, hindari kegemukan.
5. Bila memasak daging, pisahkan lemak dan jangan dimakan.
6. Hindari makan yang digoreng.
7. Hindari biskuit, cake, tart, coklat.
8. Pilih susu yang rendah lemak.
9. Kontrol berat badan. 

 

E. Tips diet konsumsi rendah garam
1.    Hindari makanan yang menggunakan banyak garam dapur.
2.    Batasi makanan yang menggunakan soda.
3.    Hindari makanan kaleng yang menggunakan bahan pengawet dari natrium
4.    Hindari makanan, minuman atau bumbu yang mengandung tinggi natrium.

 

F. Tips berhenti merokok
 1. Stop merokok secara total, jangan bertahap.
2. Jauhkan asbak dari pandangan.
3. Gunakan sarana umum dan ruang tunggu khusus bagi bukan perokok.
4. Bila tiba-tiba ingin merokok, makanlah buah segar.
5. Bila mulut terasa asam, minumlah air putih atau sikat gigi.
6. Hindari tempat-tempat yang banyak orang merokok, misalnya : pub, bar, diskotik dan sebagainya.
7 Hindari Makanan ini Apabila Anda Pernah Mengalami Stroke!

Kenali Isi Piringku

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, kamu disarankan untuk menerapkan kebiasaan baru dalam mengatur pola makan, yakni isi piringku. Pola makan ini dilakukan dengan cara membagi isi satu piring makanmu dengan 35% makanan pokok (nasi, kentang, ubi, atau jagung), 15% lauk-pauk (ikan, daging, ayam, tempe, atau tahu), 35% sayuran (kangkung, bayam, buncis), dan 15% buah-buahan (semangka, jeruk, apel).
Langkah baru yang memperbarui pola makan empat sehat lima sempurna ini sesuai dengan strategi pola makan dari Australian Dietary Guidelines yang sesuai untuk seluruh masyarakat.
Penyesuaian pola makan bagi penderita stroke

Ketika kamu mengalami stroke, maka kamu harus mengatur mulai pola makan. Kurangi hal-hal berikut dalam pola makanmu sehari-hari:

Garam
Batasi penggunaan garam dalam pola makanmu karena garam dapat meningkatkan tekanan darah. Kamu dapat menambahkan bumbu dapur lain untuk meningkatkan rasa. Lidahmu akan terbiasa apabila kamu menurunkan pemasukan garam secara perlahan.

Gula
Terlalu banyak gula dapat menyebabkan penyumbatan pada pembuluh darah. Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko terjadinya stroke.

Lemak jenuh
Lemak jenuh memiliki peranan dalam meningkatkan kadar kolesterol dalam darah. Disarankan untuk menggunakan lemak tidak jenuh dalam pola makan sehari-hari untuk mencegah penyumbatan pembuluh darah.

Alkohol
Mengonsumsi alkohol terlalu banyak dapat meningkatkan risiko peningkatan tekanan darah. Disarankan untuk mengurangi alkohol bagi penderita stroke.
Perhatikan label makanan untuk memastikan garam yang terkandung dalam makanan yang akan kamu konsumsi—terutama untuk kandungan gula dan garamnya.
Sayur, buah, dan susu baik untuk penderita stroke.

Sayur-sayuran hijau yang kaya akan serat dan folat dapat membantu kamu untuk terhindari dari risiko stroke. Selain itu, makanan berdasar gandum (seperti sereal) juga mengandung kedua zat tersebut yang baik untuk penderita stroke.

Buah-buahan juga mengandung banyak antioksidan yang akan bermanfaat bagi seorang penderita stroke. Ia dapat membantu mengurangi kerusakan pada pembuluh darah. Buah-buahan juga dapat mengandung kalium yang dapat membantu mengatur tekanan darah.

Namun, perlu diketahui bahwa tidak semua buah-buahan memberikan manfaat yang baik bagi tubuh. Durian, cempedak, salak, dan duku merupakan buah-buah yang tidak aman untuk dikonsumsi bagi penderita stroke. Buah yang dianjurkan adalah buah-buahan yang mengandung antioksidan tinggi seperti stroberi, kiwi, anggur, jeruk, apel, buah pir, buah naga, pisang, dan pepaya.

Susu, sebagai sumber dari kalium dan kalsium, dapat membantu tubuh untuk mengatur tekanan darah. Apabila kamu memiliki alergi pada susu, kamu bisa menggunakan susu kedelai, kacang almond atau tahu sebagai sumber dari kalsium.

Selain untuk mencegah risiko stroke, pengaturan pola makan yang baik yang diiringi dengan aktivitas fisik yang cukup dapat membantumu untuk menjaga berat badanmu.


7 Cara Merawat Pasien Stroke di Rumah Agar Cepat Sembuh

Perawatan orang sakit stroke di rumah. Memberikan terapi pasca stroke sangat dibutuhkan untuk memulihkan kondisi pasien agar dapat mandiri dan percaya diri kembali.

1. Membersihkan pasien dan tempat tidurnya
Saat pagi tiba, hal yang harus dilakukan untuk merawat orang sakit stroke adalah memandikannya dan membersihkan tempat tidur atau kamarnya.
Dalam urusan memandikan bisa dengan mengajak pasien ke kamar mandi dan bisa juga dengan melakukan seka atau menggosok kulit pasien menggunakan kain basah di tempat tidur.
Tidak lupa untuk membantu membersihkan gigi dan mulut pasien dengan menggosok gigi setiap hari minimal 1 kali sehari yaitu pada pagi hari.

2. Memberikan kebutuhan makan pasien
Beberapa pasien stroke hanya dapat memakan makanan dalam bentuk cair seperti jus dan susu. Mulailah untuk menyiapkan makanan yang disukai oleh pasien atau buatkan makanan khusus untuk penderita stroke.Jika ada, maka buatkanlah susu khusus kebutuhan medis yang dapat dibeli di Insan Medika Store.

3. Memberikan pendampingan untuk mengembalikan kemandirian dan kepercayaan diri (Psikologis)
Mendampingi pasien baik saat pasien terbaring di tempat tidur atau pun duduk di kursi roda sangat dibutuhkan untuk memberikan perhatian khusus kepadanya.
Berikanlah movitasi atau ceritakan hal-hal yang membuatnya nyaman. Jangan biarkan pasien stroke terlalu lama sendiri. Tidak ada salahnya untuk berkeliling ruangan rumah menggunakan kursi roda.

4. Membantu penderita stroke untuk bergerak (Fisioterapi)
Mendampingi pasien stroke untuk melakukan kegiatan seperti mobilitas atau lakukan terapi pergerakan lengan kaki dan tangan.
Membawa pasien untuk berkeliling halaman rumah dan menikmati sinar matahari pada hari sangat cocok untuk mengembalikan kemandirian dan kepercayaan diri seorang pasien stroke.
Waktu yang tepat untuk berjemur adalah pukul 07:30-09:00 setiap pagi.

5. Membantu penderita stroke dalam mobilitas
Penderita stroke yang mampu untuk melakukan mobilitas seperti berjalan dapat dibantu menggunakan walker atau tongkat bantu berjalan.
Bantulah langkah demi langkah pasien stroke untuk berjalan, jangan memaksakan jika pasien tidak sanggup berjalan lagi.

6. Memberikan terapi bicara
Beberapa penderita stroke ada yang kehilangan fungsi gerak mulut baik dalam hal kemampuan untuk berbicara atau pun menelan.mDibutuhkan terapi khusus bicara agar pasien stroke dapat melatih kekuatan rahang dan kemampuan berbicara.

7. Memberikan pelatihan kesehatan otak (Kognitif)
Kondisi stroke dapat mempengaruhi kemampuan berpikir, bahkan ada yang kehilangan memori otak. Melakukan terapi memori dapat dilakukan untuk membantu pasien stroke mendapatkan kembali memori yang hilang tersebut.
Selain itu juga dapat berfungsi untuk mempertahankan atau mencegah hilangnya momori pikiran yang dimiliki oleh pasien stroke.
Cara untuk melakukan pelatihan kesehatan otak kepada pasien stroke bisa dengan memberikan permainan yang membutuhkan kemampuan berpikir.




Antisipasi Perubahan Mood Pada Pasien Stroke
Waspadai Depresi
Pasien stroke umumnya  berisiko mengalami depresi. Sekitar  30 sampai 50 persen pasien stroke mengalami depresi yang dapat  mengganggu pemulihan pasien stroke. Anda bisa berkonsultasi ke dokter mengenai apa yang bisa Anda lakukan. Segera mencari perawatan dari dokter ahli  jika Anda melihat tanda-tanda depresi pada pasien stroke.

Risiko Serangan Stroke Kedua
Anda perlu mengetahui adanya  faktor risiko untuk stroke kedua. Kondisi survivor  stroke akan memiliki risiko lebih tinggi untuk stroke kedua. Anda perlu melakukan beberapa hal untuk meminimalkan risiko itu.
Anda dapat melakukan beberapa hal seperti : menyiapkan  makanan sehat dan rendah lemak, ajak hidup aktif dan  olahraga, jadikan rumah Anda zona bebas asap rokok, dan pastikan orang yang Anda cintai mengonsumsi  obat seperti yang ditentukan dan tetap lakukan konsultasi ke dokter untuk mengecek kondisi pasien stroke.

Carilah Bantuan dari Sumber Luar
Saat merawat pasien strok dapat membuat Anda kelelahan. Di  sisi lain Anda perlu menyeimbangkan hidup Anda dengan kebutuhan pasien stroke yang Anda rawat. Saat lelah jangan sungkan atau menolak bantuan dari kerabat dan sahabat-sahabat Anda. Mereka mungkin bisa datang dalam beberapa jam dalam seminggu. Biarkan mereka membantu membersihkan rumah, berbelanja, memasak, mencuci dan lainnya.
Selain itu, Anda dapat menemukan layanan perawat lansia seperti MyNurz yang dapat menjadi solusi terbaik Anda. Anda bisa mencari  terapi sekaligus perawat yang dapat datang ke rumah Anda. Anda tetap dapat melakukan aktivitas seperti biasa dan pasien stroke yang Anda rawat berada di tangan yang tepat.

Jangan Lupa Merawat Diri Sendiri
Sekalipun Anda sibuk merawat pasien stroke, jangan lupa untuk memperhatikan diri Anda sendiri. Bila Anda kelelahan hasilnya tidak baik untuk  pasien stroke dan diri Anda.  Perlu diingat tetap penting agar  Anda tetap merawat diri Anda dan meluangkan waktu sejenak Anda untuk istirahat, olahraga, hobi, atau kegiatan rutin yang Anda lakukan.

Sabarlah pada Diri  Sendiri
Bila Anda merawat orang tua yang mengalami stroke, Anda perlu merasa sabar. Bisa dikatakan untuk masalah mengasuh maka orang tua terbaik. Namun, kalau Anda  yang merawat orang tua, Anda bisa saja mengalami banyak kesulitan. Anda perlu  bersabar untuk belajar  dan  lebih terampil untuk merawat orang tua yang sedang sakit.

Asah Ketrampilan
Asah diri Anda dengan beragam keahlian yang membuat Anda trampil dan percaya diri. Ikuti berbagai workshop, sharing dengan perawat lain, belajar lewat You Tube, dan lainnya.
Ada saatnya Anda lelah dan membutuhkan bantuan perawat lansia khusus membantu perawatan Anda.
Ingatlah bahwa Anda tetap memiliki hak atas waktu dan aktivitas Anda sendiri. Rencanakan waktu dan isi ulang ‘energi’  Anda dengan  melakukan hiburan favorit. Sangat penting untuk tidak mengisolasi diri Anda. Jadi luangkan waktu untuk ngobrol dengan teman Anda, hal ini akan membuat Anda tetap bahagia merawat pasien stroke.

Dapatkan Dukungan
Untuk menemukan kelompok pendukung atau komunitas di dekat Anda, hubungi rumah sakit setempat atau lakukan pencarian online untuk dukungan untuk merawat pasien stroke. Anda dapat berbicara dan berdiskusi dengan perawat lain dapat membantu Anda merasa tidak  sendirian dan membuat Anda mendapatkan banyak tips perawatan.

Anda Tetap Perlu Humor dan Tertawa
Humor bisa menjadi pertahanan terbaik  bagi Anda melawan situasi dan perasaan yang sulit Anda tanggung. Walau Anda membawa beban berat, Anda tetap berhak untuk tertawa dan merasa happy. Di sini penting bagi Anda untuk tetap terbuka terhadap berbagai hal yang terjadi dalam hidup Anda.



Author

Admin