https://www.idblanter.com/search/label/Template
https://www.idblanter.com
BLANTERORBITv101

Hal Lainnya terkait Batuk

20 Juli 2022

 

Jenis makanan yang dianjurkan saat batuk

Selain perlu menghindari konsumsi makanan yang dilarang saat batuk, Anda sebaiknya juga menambah konsumsi makanan lain sehingga batuk cepat teratasi, seperti:

•    Memperbanyak konsumsi sayuran dan buah-buahan sehari-hari.
•    Minum obat batuk alami dari campuran madu, teh herbal, dan lemon secara rutin. Jika terlalu banyak mengonsumsi teh, Anda bisa mengganti teh herbal dengan air hangat.
•    Mengonsumsi makanan berkuah hangat dan kaya protein, seperti sup ayam. Makanan berkuah membantu mengencerkan dahak yang menyumbat saluran pernapasan. Selain itu, kombinasi sayuran dan kaldu dapat menjadi bahan ampuh yang membantu meredakan inflamasi di salauran napas.
•    Memperbanyak cairan agar terhindar dari dehidrasi sehingga proses penyembuhan bisa berlangsung lebih cepat.

Penting untuk diingat, menerapkan pola makan sehat dengan menu makanan bernutrisi tidak lantas menghentikan batuk berkepanjangan yang Anda alami. Namun, dengan menghindari makanan yang dilarang saat batuk dan mengonsumsi makanan sehat, sistem imun Anda untuk melawan infeksi akan meningkat.

Saat Batuk, Lebih Baik Menelan atau Mengeluarkan Dahak?

Berbagai penyakit penyebab batuk yang menimbulkan peradangan di saluran napas dapat meningkatkan produksi dahak. Banyak yang meyakini bahwa saat batuk berdahak, sebaiknya dahak dikeluarkan karena menelan dahak bisa membahayakan kesehatan. Dahak dipercaya mengandung banyak kuman yang bisa mengganggu pencernaan. Apakah benar menelan dahak saat batuk berdampak lebih buruk pada kondisi kesehatan dibandingkan dengan mengeluarkannya?

Menelan dahak tidak berbahaya, tapi memperparah batuk

Dahak yang lebih pekat ini bisa menjebak berbagai benda asing seperti debu, partikel kotor, iritan, virus, dan bakteri yang dapat semakin mengiritasi saluran pernapasan.
Dahak memang mengandung kuman penyakit yang menyebabkan Anda batuk. Namun, saat Anda tidak sengaja menelan, dahak akan ikut dicerna di dalam lambung.
Lambung bekerja untuk menetralisir makanan dan kuman-kuman yang masuk ke dalam saluran cerna sebelum diproses lebih lanjut oleh organ pencernaan lainnya.
Kondisi lambung yang cenderung asam bisa mematikan berbagai kuman penyakit yang terkandung di dalam dahak.
Penyakit infeksi tertentu memang bisa menyebabkan Anda merasakan rasa tak 

Membuang dahak sembarangan menyebarkan penyakit 

Setelah mengetahui fakta di atas, Anda mungkin lebih memilih untuk membuangnya, ketimbang menelan dahak saat batuk.
Namun, pastikan Anda menerapkan etika batuk dan cara membuang dahak yang benar.
Jangan sampai Anda meludah sembarangan sehingga menyebarkan penyakit kepada orang lain.
Menurut para ahli kesehatan, kuman penyakit di dalam dahak bisa bertahan hidup selama 1-6 jam. Bahkan, beberapa kuman bisa hidup di jalanan lebih dari 24 jam.
Belum lagi kebanyakan infeksi pernapasan seperti tuberkulosis, pneumonia, dan influenza yang ditandai dengan batuk berdahak dapat menular lewat udara.
Kuman-kuman ini bisa saja berpindah ke tubuh orang yang sehat hanya dengan menghirup udara yang terkontaminasi oleh percikan dahak dari orang yang terinfeksi.

Berikut adalah tata cara batuk yang baik dan benar, terutama saat Anda berada di lingkungan umum:
•    Segera ketika ingin batuk dan buang dahak, ambil tisu untuk menutupi mulut dan hidung Anda.
•    Ludahkan dahak di dalam tisu dan langsung buang tisu bekas ke dalam tempat sampah.
•    Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir.

Mewaspadai penyakit dari warna dahak
Menelan dahak saat batuk mungkin terasa lebih praktis.

Akan tetapi, membuang dahak sebenarnya bisa membuat Anda lebih waspada terhadap kemungkinan gangguan pernapasan tertentu.

Anda bisa memperhatikan warna dahak tersebut. Dahak yang kuning pekat atau kehijauan kemungkinan menunjukkan infeksi bakteri atau virus.

Sementara saat Anda batuk dan mengeluarkan dahak berwarna kemerahan atau batuk berdarah, maka bisa menandakan infeksi pernapasan serius, seperti TBC, bronkitis, pneumonia, hingga kanker paru.
Namun, sebelumnya Anda juga perlu bisa membedakan antara batuk darah dan muntah darah. Pastikan darah yang dikeluarkan benar-benar berasal dari saluran napas.
Oleh sebab itu, jika Anda terus batuk dengan mengeluarkan dahak berwarna pekat selama lebih dari 7 hari, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter, terutama jika Anda perokok berat atau peminum alkohol rutin.



Author

Admin